Pada tanggal 5 September 2026, Calvin Institute of Technology (CIT) bersama bersukacita atas kelulusan 97 mahasiswa Class of 2026. Acara wisuda ini dipimpin oleh Rektor CIT, Pdt. David Tong, Ph.D., Ph.D. dan dihadiri oleh Founder CIT dan Chairman Yayasan Pendidikan Tinggi Reformasi Injili, Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong, Bapak Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., serta jajaran Yayasan lainnya.
Dari 97 wisudawan, 3 diantaranya merupakan lulusan dengan predikat Honors. Predikat ini didapatkan setelah mahasiswa melalui tuntutan akademis dan nonakademis yang ketat, mulai dari kelas-kelas yang lebih menantang secara intelektual, jam kerja sukarela dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, perilaku berintegritas dan menjunjung nilai-nilai yang terkandung dalam janji wisudawan, dan berbagai tanggung jawab yang memperkaya studi interdisipliner untuk mengasah komitmen mahasiswa yang berbakat dan memiliki motivasi tinggi mengembangkan diri.
Salah satu lulusan dengan predikat Honors yakni Lael Beatrice dari program BMS (Biomedical Science) terpilih menjadi Valedictorian Class of 2026. Mewakili rekan seangkatannya, Lael bersyukur atas bagaimana keseluruhan keluarga besar CIT telah menjalankan perannya masing-masing selayaknya satu tubuh Kristus dan menjadi perpanjangan tangan Tuhan yang menyokong perjalanan dan pembentukan di CIT melalui segala pergumulan akademis maupun nonakademis. Lael juga mengutip frasa “To trust God is to thrust yourself to God” dari khotbah Pdt. David Tong dalam Retreat Class of 2026, meneguhkan teman seangkatannya dan seluruh audiens dalam menjalani panggilannya masing-masing di dunia ini untuk senantiasa bersandar dan berpengharapan kepada Tuhan serta mempercayai hidup kita kepada-Nya.
Bapak Pdt. David Tong juga menyebutkan dalam Rector’s Charge-nya bahwa angkatan ini dapat dikatakan menjadi lulusan CIT pertama yang semua semesternya diwarnai dengan keberadaan AI, dimana sejak pada 30 November 2022, untuk pertama kalinya publik umum merasakan teknologi Large Language Model (LLM) dalam bentuk seperti ChatGPT. Hal ini semakin mengingatkan kita bahwa justru dunia tempat dimana Class of 2026 diutus juga memiliki tantangan yang lebih lagi, untuk tidak tenggelam dalam kebergantungan AI dan lebih lagi dipanggil untuk menebus AI untuk mewujudkan syalom Tuhan di tengah masyarakat. Commencement ini bukan akhir dari perjuangan, justru menjadi awal dimana peserta didik diutus untuk melayani di tengah-tengah masyarakat, menjadi terang dan garam, memuliakan Tuhan dimanapun mereka ditempatkan, khususnya menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk memberkati Indonesia.
Kiranya segala pembentukan yang Tuhan izinkan terjadi selama di CIT bukan saja mengasah pemikiran kritis, tetapi membentuk setiap lulusan menjadi manusia bijaksana yang rendah hati dan kiranya Allah Tritunggal yang akan memimpin setiap langkah dan menumbuhkan kedewasaan iman Class of 2026.
Soli Deo Gloria!



