Pada 16 Januari 2026, Calvin Institute of Technology (CIT) mengadakan Calvin 5K Run di kawasan Kampus CIT, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan lari santai ini mengusung tema “Run for Education” sebagai bagian dari upaya mendukung Beasiswa Misi, salah satu program rektorat CIT yang diinisiasi sejak tahun 2025.
Sejak dini hari, suasana kampus telah dipenuhi semangat dan antusiasme peserta, hingga tepat pukul 06.00 WIB, para peserta memulai lari sejauh 5 kilometer menyusuri rute yang berawal dan berakhir di area kampus. Rute lari melintasi kawasan Kota Baru Bandar Kemayoran, yang memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas lebih dari 40 persen. Keberadaan area hijau tersebut tidak hanya menghadirkan pengalaman berlari yang nyaman dan menyenangkan bagi peserta, tetapi juga menciptakan lingkungan kampus yang sejuk dan asri, ideal bagi mahasiswa untuk belajar di tengah kawasan perkotaan.
Sebagai acara lari perdana yang diselenggarakan oleh CIT, Calvin Run dirancang sebagai kegiatan non-kompetitif yang terbuka bagi berbagai kalangan. Sepanjang lintasan, peserta terlihat menikmati aktivitas dengan ritme masing-masing, termasuk keluarga yang berjalan atau berlari santai bersama. Meskipun kegiatan ini tidak menekankan aspek perlombaan, melainkan partisipasi dan kebersamaan, rektorat tetap memberikan apresiasi berupa voucher belanja dan goodie bag kepada 100 peserta pertama yang mencapai garis finish. Acara ini terselenggara berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama Orang Tua Group dengan sejumlah produknya Crystalin, Kiranti, dan Formula. Dukungan juga datang dari Diamond Supermarket, Sweettooth by El, Sonny Sutanto Architects, Wonhae, Deorex, Hydro Plus, dan Sunpride.
Rektor CIT, Pdt. David Tong, Ph.D., Ph.D., menjelaskan bahwa Calvin Run merupakan inisiatif rektorat yang dilaksanakan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dengan tujuan utama menghimpun dukungan bagi Beasiswa Misi. Seluruh biaya pendaftaran Calvin Run disalurkan untuk program tersebut, yang bertujuan mendukung pendidikan pemuda-pemudi Kristen dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), mencakup daerah Sumatera Utara (di luar kota Medan), Kalimantan Barat (di luar kota Pontianak), Sulawesi Utara (di luar kota Manado), Toraja, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini berlandaskan prinsip bahwa setiap individu yang memiliki kemampuan untuk belajar harus mendapatkan kesempatan untuk belajar. Oleh karena itu, keringat dan tenaga yang dikeluarkan para peserta bukan semata-mata untuk menyelesaikan rute lari, tetapi juga menjadi sarana untuk membuka akses pendidikan bagi mereka yang membutuhkan. Melalui tema “Run for Education”, rektorat berharap semakin banyak anak-anak Tuhan dari berbagai daerah dapat memperoleh kesempatan untuk melanjutkan studi di CIT.
“Kiranya Tuhan dapat memberkati para peserta semuanya, dan kiranya mereka bisa tahu bahwa keringat mereka dikeluarkan untuk memungkinkan orang lain bisa mendapatkan pendidikan di CIT,” ujar Pdt. David Tong, Ph.D, Ph.D.
Melalui Calvin 5K Run, CIT tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menekankan pentingnya berbagi kesempatan belajar bagi mereka yang membutuhkan. Calvin Run diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai agenda tahunan yang membawa dampak nyata bagi dunia pendidikan.
Soli Deo Gloria!




