Apa dan Mengapa Calvin Institute of Technology

Di tengah jaman moderen yang telah dipengaruhi oleh filsafat pragmatism, nilai manusia telah diukur dari produktifitas dan nilai ekonomi yang dapat dia berikan. Perguruan tinggi berlomba-lomba untuk menciptakan pekerja-pekerja terampil yang siap bersaing di dalam dunia kerja. Bekerja memang adalah aspek penting di dalam hidup, tetapi hidup tidak dapat direduksi ke dalam aspek berkerja saja. Lulusan perguruan tinggi tidak lagi dipersiapkan untuk suatu kehidupan yang lebih luas. Hal ini memang tidak mungkin karena pendidikan tinggi moderen telah membiarkan dirinya terfragmentasi oleh filsafat sekularisme dan relativisme. Lebih disayangkan lagi, Kekristenan yang dangkal tidak lagi merasa mungkin untuk menjawab tantangan sekularisme dan relativisme ini dan lebih memilih untuk menarik dirinya dari segala kemungkinan memberikan peran yang penting dan relevan di dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Meyakini bahwa usaha mengejar pengetahuan tidak dapat dipisahkan dari iman Kristen, Calvin Institute of Technology berkomitmen untuk menghadirkan penguruan tinggi Kristen Reformed dengan keunggulan akademis tanpa mengkompromikan iman. Sebagai pendidikan tinggi Kristen Reformed, Calvin Institute of Technology tidak hanya mempersiapkan anak didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang terkini serta mengekspos mereka terhadap perkembangan teknologi yang termutakhir melalui kesempatan riset dan internship yang relevan. Lebih dari pada itu, melalui Reformed Liberal Arts Curriculum, Calvin Institute of Technology mencetak anak didik yang berbudaya, berwawasan luas, dan memiliki cara berpikir yang komprehensif, integratif, dan lintas disiplin (interdisipliner).

Pendidikan kognitif harus disertai dengan pembentukan karakter. Program social works disiapkan untuk mengembangkan empati dari anak didik agar timbul keperdulian terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar mereka. Dosen adalah anak-anak Tuhan yang telah dipersiapkan untuk menjadi mentor hidup bagi setiap anak didik sehingga interaksi antara dosen dan anak didik terjadi baik di dalam maupun di luar kelas. Kehidupan dormitory menjadi wadah yang membentuk anak didik di dalam kehidupan bersama. Ibadah dan persekutuan akan senantiasa mewarnai kehidupan spiritualitas setiap anak didik.

Lahir dari pergumulan Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong, Calvin Institute of Technology hadir sebagai perguruan tinggi Kristen Reformed yang akan mendatangkan shalom penebusan Kristus di jaman Revolusi Industri 4.0 melalui pemimpin, akademisi, dan profesional yang akan memberikan dampak kepada masyarakat Indonesia dan dunia.

Calvin Institute of Technology: God’s People for God’s Glory.

WhatsApp chat